Sabtu, 23 Oktober 2010

Poetry

                                                              THE BRONZE SUN


    From then on we kept our promise
    the sun you found naked,pure,and glittering
    born in pagangsaan
    would be kept shining
               and forever bright
               over the young bamboo
               immeresed in blood
               grown from the ground your yell

My last school

      Ini adalah sekolah ku ketika SMP,sekolah yang paling the best yang pernah ku rasakan dalam hidup ini.Asiik lo sekolah di sini,banyak teman2 yang ngertiin aku,banyak juga kakak kelas yang menyayangi ku layaknya seorang adik.Ingin rasanya kembali lagi ke sekolah itu,tapi karena ada suatu masalah yang aku harus sekolah di sini,akhirnya aku dengan hati yang berat bersekolah di cendana duri.Awal mula aku bersekolah disini,aku nangis lo di tinggal orangtua,tapi setelah lama disana akhirnya aku betah.
    Perkara yang paling gak ku suka di sini kalo lagi sakit.Sakit di sini menderita lo...,karena tidak ada yang ngurusin.Ya jadinya harus mandiri di situ,tapi untungnya aku punya nenek di situ yang kalo aku sakit aku bisa di urusin.sekolah di sini ngajarin kita buat mandiri sekaligus disiplin lo..,misalnya aku di sana harus bangun jam 3.00,di lanjutkan dengan sholat tahajjud lalu segera bergegas ke mesjid untuk itikaf sambil mengaji di sana.
waktu tahun pertama di sana,aku masih agak sulit di bangunkan,maklumkan belum terbiasa.Lama kelamaan aku mulai gampang di bangunkan.
    Oh ya di sana malam hari juga belajar lo..,dari jam 8 malam hingga jam 11 malam.Asik lo bisa belajar bareng teman2,selain bisa berdiskusi juga bisa lebih semangat belajarnya.Belajar itu gak sendiri aja tapi juga ada penjaganya jadi aku bisa nanya pelajaran yang gak ku ngerti itu sama penjaganya.Tanpa terasa aku sudah 3 tahun aja sekolah disana,aku di beri tahu untuk segera pindah sekolah oleh orang tua ku.Aku sempat shock banget di suruh pindah mendadak,padahal aku belum berkemas.Maka pada tanggal 29 mei 2010 aku sudah keluar dari sekolah itu.Semua teman 2ku pada menangis malah banyak sekali surat perjalanan yang membanjiri tas ku.Aku juga hanya bisa menangis,ya kalo ini takdir allah apa lah daya ku untuk melawan?
akhirnya dengan berat hati aku melangkah kaki ku melewati pintu gerbang ke luar sambil melambaikan tangan kepada teman ku.Teman ku juga melambai dan menagis melihat ku pergi.Aku hanya pasrah kepada allah dan berdoa agar di berikan yang terbaik oleh allah.

Kata2 mutiara

 Tak selamanya jiwa di senangi
 Tak selamanya jiwa di kagumi
 Tak selamanya jiwa di cintai
 Tak selamanya jiwa di ungguli
                 Adakalanya...
                 Jiwa di musuhi,jiwa di jelekkan
                 Jiwa di benci,dan jiwa di kucilkan
                 Hanya ia...
 Yah...hanya ia yang tahu
 Hanya ia yang mengubah segalanya
 Hanya ia yang bisa memutar balik segalanya
 Dan hanya ia yang mengerti
 Dan kita...
                 Kita hanya dapat menjalani
                 Merasakan bersabar dan memahami
                 Berusaha mengerti karena kita...
                 Hanyalah hamba yang dhoif
                 Hamba yang tak lepas dari dosa

                                                                                   Created by: Besty afrah hasyati

puisi ku

                                                                    Teman


   pertemuan pasti menyimpan kenangan
   kenangan pasti berhias kekhilafan
   kakhilafan pasti menyimpan luka yang dalam
   kekecewaan pasti menyimpan luka yang dalam
                 bukalah pintu maaf untuk ku
                 menembus semua kesalahan
                 dalam sebuah kebersamaan
                 yang telah terlewatkan
   terimakasih atas segala pengorbanan
   terimakasih atas segala perhatian
   terimakasih atas segala pelajaran
   yang telah engkau torehkan
   di atas keikhlasan

                                                                                            created by: Besty afrah hasyati