Air mata mengalir deras
Bagaikan air bah turun ke bumi
Bagaikan tsunami
Menenggelamkan Kota jepang
Hati menciut berbaur pilu
Tak menentu ke mana arahnya
Bagaikan tubuh seorang manusia
Yang di sayat 100 potongan
Perasaan muak
Menghiasi hati yang pilu
Perasaan sedih
Membaur di kedipan mata
Sungguh tak kuat menahan semuanya
Sungguh hinanya diri ku
Di banding oleh tentara2 mu
Yang selalu kuat menampung cobaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar